KASUS la-lin
BARISAN MOTOR POLWAN POLDA METRO JAYA
Minggu, 17 April 2011

BM Polwan Polda Metro Jaya Terbiasa Beratraksi dengan Moge

MUNADY/"PRLM"
MUNADY/"PRLM"
ANGGOTA Barisan Motor (BM) Polwan Polda Metro Jaya sudah terbiasa beratraksi dengan motor gede (moge).*

JAKARTA, (PRLM).- Ternyata ketangguhan motor gede (moge) tidak hanya ditaklukan kaum pria saja. Kaum hawa yang tergabung dalam Barisan Motor (BM) Polwan Polda Metro Jaya juga, sudah terbiasa memainkan moge dengan berbagai atraksi. Moge jenis Yamaha P 900cc atau jenis Harley 1300cc, di tangan para Polwan itu dengan mudah dikendalikan.

Para anggota BM Polwan Polda Metro Jaya memang sudah dilatih menunggangi moge sejak tahun 2005. Mereka terbiasa melakukan tugas-tugas pengawalan sejumlah pejabat negara. Mereka juga punya kewajiban melakukan patroli keliling Jakarta. Tugas rutin itu dilakukan setiap pukul 6.00 hingga 10.00 wib. Dari atas moge tersebut, para anggota BM Polwan Polda Metro Jaya tidak hanya membantu kelancaran lalu lintas, tapi juga mengawasi kemungkinan terjadinya tindak kriminalitas di jalan.

Salah satu anggota BM Polwan Polda Metro Jaya, Aipda Dewi mengatakan, awalnya tidak mudah mengendarai moge. Apalagi jenis motor tersebut beratnya bisa mencapai 600 kg. Tidak heran, jika moge awalnya identik dengan para lelaki. Tapi sekarang tidak, para Polwan juga banyak yang bisa mengendarai moge. Sudah tidak aneh, jika sekarang pengawalan pejabat dilakukan oleh BM Polwan Polda Metro Jaya.

Menurut Dewi, memang ada beberapa persyaratan sebelum para Polwan diperbolehkan mengendarai moge. Pertama, mereka harus lolos tes kesehatan fisik dan metal. Jika secara fisk dan mental sudah memenuhi, maka para Polwan wajib mengikuti pelatihan selama tiga bulan. Itu juga tidak langsung ke moge jenis Harley 1300cc, tapi mengawalinya dari jenis Yamaha P 900cc.

Saat ini BM Polwan Polda Metro Jaya dalam persiapan memecahkan rekor dunia untuk acara di Trans7. Mereka akan menunjukan berbagai atraksi dengan mengendarai moge di hadapan masyarakat. "Setelah melakukan latihan selama dua minggu, kita merasa sudah siap. Tidak ada rasa cangung lagi untuk beratraksi di atas moge," kata Bripka Sabarina Tarigan.

Sabarina mengungkapkan, anggota BM Polwan Polda Metro Jaya ini sudah ada tiga generasi. Anggota paling muda berusia 26 tahun. Ada juga generasi yang berusia 30 tahun. Sedangkan yang paling senior berusia 43 tahun.

BM Polwan Polda Metro Jaya saat ini dipimpin Iptu Netti Siagian. Sedangkan pelatihnya selama ini dipercayakan kepada Bripka B. Margono. (Mun/A-147)***


BERITA LA-LIN LAINNYA
Senin, 24 November 2014
Lihat Berita Lainnya »