KASUS la-lin
AMBLES JEMBATAN DUWANA DITUTUP
Kamis, 27 Januari 2011

Ambles, Jembatan Duwana Ditutup

image

Purwokerto, CyberNews. Warga mengeluhkan penutupan jalur yang melewati Jembatan Duwana Kecamatan Kembaran yang ambles, beberapa waktu lalu. Karena mereka harus memutar jauh dan menghabiskan waktu tempuh yang lebih lama untuk mencapai tempat tujuan.

Warga Desa Karangcegak Kecamatan Sumbang, Rofingah (54) mengaku harus memutar melewati jalan Dukuhwaluh setelah jalur yang biasa dilewatinya itu ditutup. Akibatnya, guru yang mengajar di SMK 1 Purwokerto ini harus menempuh waktu yang lebih lama. "Kalau biasanya hanya 10 menit, sekarang malah bisa memakan waktu sekitar 30 menit," ucapnya, Kamis (27/1).

Selain memutar lebih jauh, Rofingah mengungkapkan jalur alternatifnya pun terkadang macet karena kendaraan yang menumpuk di jalur tersebut. Menurutnya, jalur yang melewati Jembatan Duwana tersebut juga dianggap sebagai jalur ekonomi karena berdekatan dengan Pasar Larangan Desa Kembaran. "Anak didik saya juga telat datang ke sekolah, karena banyak angkutan pedesaan dan melalui jalan alternatif yang lebih jauh. Kondisi ini sebenarnya sangat mengganggu," tuturnya.

Terpisah, Kepala Desa Karangsari, Mujahidin juga mengaku keberatan. Pasalnya, warga Karangsari khawatir jalan desa akan semakin rusak kalau jumlah kendaraan semakin banyak. Mengingat, saat ini kondisi jalan desa juga sudah rusak. "Kecuali kalau pengalihan jalur diikuti kesediaan pemerintah untuk memperbaiki jalan kami, tidak masalah," katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Banyumas, Abdullah Muhammad menuturkan untuk jalur angkutan koperades akan ada koordinasi lebih lanjut. Koordinasi tersebut melibatkan segenap jajaran muspida, kades setempat, camat dan juga organda.

( Chandra Iswinarno , Roedjito eL Fateh / CN14 / JBSM )


BERITA LA-LIN LAINNYA
Senin, 24 November 2014
Lihat Berita Lainnya »